Kamis, 04 Juni 2009

film INdonesia

Film Indonesia Menang di Polandia

Rabu, 20 Mei 2009 07:07 WIB Hiburan Film/TV Dibaca 1409 kali

London (ANTARA News) - Film Indonesia karya Haryo Sentanu Murti berjudul "Cerita dan Cita Rehabilitasi Berbasis Masyarakat" berada di peringkat pertama dari 18 film peserta festival kategori "Award of Distinction" dalam Festival Film dan Multimedia Katolik ke-24 di Niepokalanow, Polandia.Juru bicara KBRI Warsawa Any Muryani kepada koresponden ANTARA London, Rabu, mengatakan pengumuman itu disampaikan dewan juri setelah menilai keunggulan film yang diproduksi Studio Audio Visual Puskat dari kota Yogyakarta tersebut.Film itu menceritakan tentang semangat solidaritas dari gereja Katholik untuk kaum miskin dan yang tertindas.
Menurut Any Muryani, lebih dari 179 film, 47 program radio, 35 program multimedia dari 21 negara, menjadi peserta festival tersebut. "Persaingan berlangsung ketat", ujar Ketua Juri Jan Szafraniec, Rektor Bogdan Janski College. Selama tiga hari dari kegiatan festival, penonton mempunyai kesempatan melihat 18 film yang mendapat penghargaan. Kategori karya dalam festival itu meliputi film, program TV, animasi, dokumenter, dan amatir. Menurut Any, karena banyaknya film yang diikutsertakan dalam festival, penyelenggara dari Asosiasi Film Katholik memutuskan memberikan tambahan penghargaan bagi film-film dari Indonesia, Kroasia, Italia, Polandia, Kanada, dan Spanyol. "Film Indonesia unggul karena menampilkan semangat solidaritas yang ditunjukkan dalam program CBR (community-based rehabilitation) ", kata Any Muryani mengutip penjelasan panitia.
Menurut dia, festival tersebut membuka semua kesempatan bagi pengarang, penulis cerita dan sutradara mempresentasikan dan mempromosikan hasil karyanya seperti film yang menyentuh masalah aktual seperti aborsi, narkotika.Sebelumnya, film Indonesia yang mendapat penghargaan pada festival tersebut pada tahun 2006 lewat "Kasih yang Tak Henti Mengalir" karya Isti Purwi Tyas Utami.Any yang juga kepala Pensosbud KBRI Warsawa, pihaknya telah menerima Piagam dari panitia dan segera mengirimkannya ke Haryo Sentanu Murti, sutradara film tersebut."Panitia berharap Indonesia dapat tampil kembali dalam festival berikutnya yang akan diselenggarakan pada Mei 2010", kata Any Muryany. (*)

8 komentar:

  1. maju terus industri perfilman Indonesia..!!
    hhe..

    BalasHapus
  2. nah..
    hebat kan indonesia..

    saat nyah generasi kita yang kudu ngelanjutin ini semua??
    hidup auvis!!!

    hags.hags

    BalasHapus
  3. wah hbt dong...
    sygX blom ada fil Indonesia yg box office d'luar negeri

    BalasHapus
  4. moga" ja tambah maju perfilman indonesia,,,,,,,,,,,

    BalasHapus
  5. hai mitun...meskipun film kita belum se"box office" bikinan orang hollywood, paling nggak ada beberapa yg dapat penghargaan di internasional. maklum, properti kita masih menggunakan kapasitas rupiah..coba dollar AS..kan keren
    tun, koment blogq yaw..

    BalasHapus
  6. ye......
    hidup indonesia.......

    hasil karya fotografi mu mana???? tunjukin dunk....

    firmanfolio.blogspot.com

    BalasHapus
  7. hebat ya..
    film indonesia dah nyampe di polandia.............

    BalasHapus
  8. numpang lewat ... hehehe :D

    BalasHapus